Tuesday, October 9, 2012

Islam Satu-satunya Agama di Dunia

Kesalahan terbesar umat manusia adalah ketika mengatakan bahwa agama di dunia ini ada banyak. Kenyataannya adalah cuma ada satu agama di dunia ini, yaitu agama Islam. Mungkin benar jika ada agama setelah muncul agama Islam, tetapi itu adalah agama yang salah.

Dalam sejarah manusia, dari jaman Adam diciptakan, tidak pernah ada yang namanya agama. Adam tidak membawa atau mengajarkan agama ke dunia. Abraham pun juga tidak membawa agama. Musa dan Daud pun juga tidak mengajarkan tentang agama. Yesus lebih tidak pernah mengajarkan tentang agama ataupun politik, bahkan tidak pernah menulis kitab.

Agama baru diciptakan pertama kali oleh Allah melalui Muhammad. Jadi pertama dan satu-satunya agama adalah Islam.

Lalu bagaimana dengan agama Kristen, Buddha dan lain-lain?

Kristen bukanlah sebuah agama. Kristen adalah sebuah ejekan bagi para pengikut kristus pada saat itu. Sama seperti alay adalah ejekan bagi para orang yang lebay.

Buddha juga bukan agama, tetapi sebutan bagi Siddhartha Gautama yang telah mencapai kesempurnaan. Sedangkan orang yang menganut ajaran Buddha disebut pengikut Buddha (bukan agama Buddha).

Jadi cuma ada satu agama yang benar di dunia, yaitu Islam, karena memang benar Islam adalah sebuah agama. Sedangkan "agama" yang lain adalah salah (karena bukan agama).

 

Bingung

Nabi Ibrahim (Abraham) adalah bapak para Nabi (Abul-Anbiya'). Beliau juga khalilullah (kekasih Allah) yang diberkati sesuai dengan ayat :

Berfirmanlah Tuhan kepada Abraham: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Lalu pergilah Abraham seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abraham berumur tujuh puluh ketika ia berangkat dari Haran. (Kej.12:1-4)

Siapakah yang dimaksud oleh Allah keturunan Nabi Ibrahim yang selalu memberkati namanya? Itulah isyarat akan kedatangan Nabi Muhammad SAW karena hanya beliau dan umatnya yang selalu memberkatinya dengan membaca shalawat.
Apa hubungannya?

Allah juga telah menginformasikan kepada Nabi Musa a.s. tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW sesudahnya, Firman Allah :

Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan Nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggung jawaban (Ulangan 18:18-19).
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Masuk akal kalau Arab dikatakan saudara Israel. Atau dari antara 12 suku Israel.

Dan Nabi yang seperti Musa dikenal berhadapan muka dengan Tuhan tidak ada lagi yang dibangkitkan dari bangsa Israel melainkan dari bangsa Arab (Ulangan 34:10)
Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel,

Lalu bagaimana dengan nabi setelah Musa sebelum Muhammad?

Berdasarkan dalil di atas, ini merupakan berita akan kelahiran Nabi Muhammad SAW karena Allah sudah mengatakan kepada Musa bahwa kelak Dia akan membangkitkan seorang nabi sesudah Musa yang ciri-cirinya sebagai berikut:

1. Nabi yang akan datang itu berasal dari kalangan saudara Bani Israel. Siapakah yang dimaksud saudara Bani Israel itu? Tentunya bukan orang Israel melainkan Bani Ismail karena Ismail adalah saudara Ishak, leluhur Israel.

2. Nabi itu sama ciri-cirinya seperti Musa. Diantara beberapa persamaan ciri-cirinya adalah: Musa lahir normal punya ayah dan ibu sementara Nabi Muhammad SAW juga sama, pernah menggembala kambing diwaktu remaja, pernah perang melawan rezim penguasa, pernah hijrah dan pernah berdialog dengan Tuhan.

3. Allah menaruh firman didalam mulutnya maksudnya adalah Nabi yang akan diutus itu selalu mengucapkan firman Tuhan dengan menyebut nama Allah yaitu Bismillahir rahmanir rahim dan dia tidak pernah berbicara dengan hawa nafsunya melainkan berdasarkan wahyu yang telah diwahyukan.(QS.53:3-4)

4. Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.

5. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).

Nabi Yesaya menggambarkan bahwa Nabi yang akan datang itu adalah buta huruf

Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan:" Baiklah baca ini" maka ia akan menjawab:"Aku tidak dapat membaca." (Yesaya 29:12)
[11] Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";
[12] dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

Bisa atau tidak bisa membaca, keduanya disebutkan.

Sinyalemen Nabi Yesaya tersebut terpenuhi oleh Nabi Muhammad SAW karena beliau ketika di Gua Hira didatangi Jibril dan berkata "iqro'" (bacalah), Muhammad menjawab"aku tidak dapat membaca".

Termasuk juga mengenai hijrah Nabi Muhammad SAW.dinubuatkan oleh Nabi Yesaya dalam kitabnya:

Ucapan ilahi terhadap Arabia, Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan! Hai penduduk tanah Temah, keluarlah! Bawalah air kepada orang yang haus. Pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti! Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan. Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan kedar akan habis. (Yesaya :21:13-16).

Sumber

Monday, October 8, 2012

Allah yang Setia

Allah adalah sosok yang setia. Terbukti dari jaman Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud Allah tetap setia pada bangsa Israel. Sepanjang sejarah, Allah selalu mengistimewakan suku Israel. Allah selalu memilih seorang pemimpin Israel. Membawa Israel keluar dari masalah. Membuat mukjizat untuk Israel.

Tetapi ternyata Allah tidak begitu setia, pada akhirnya Allah pun berpindah kelain bangsa, yaitu suku Arab. Apakah yang menyebabkan Allah tidak setia?

Jika ternyata Allah yang setia tidak lagi setia, apakah Allah juga akan tidak setia pada janjinya? Janji keselamatan, Surga dan kehidupan yang kekal?

Jika ternyata benar, maka sia-sia semua perbuatan manusia selama ini.

Apakah Allah juga akan tidak setia pada janjinya? Janji keselamatan, Surga dan kehidupan yang kekal?

Sunday, October 7, 2012

Injil Bukan Kitab Ciptaan Allah

Apakah Injil adalah kitab dari Allah?
Berdasarkan Alquran, Alkitab (Injil) adalah kitab yang diberikan Allah kepada nabi Isa.
Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi; dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka” . (Maryam: 30-32)

Faktanya, Alkitab (Injil) bukanlah kitab yang diturunkan Allah.
Alkitab (Injil) adalah hasil tulisan tangan manusia, jadi Alkitab (Injil) bukan hasil tulisan Allah yang turun dari langit.

Ada yang berkata bahwa Injil yang sekarang ada adalah palsu. Lalu dimana Injil yang asli? Kenapa Allah tidak memelihara Injil yang asli seperti memelihara Alquran? Dimanakah juga kitab-kitab sebelumnya seperti Zabur dan Taurat yang asli? Apakah Allah melupakan kitab-kitabNya yang terdahulu?

Apakah Allah melupakan kitab-kitab terdahulu setelah mempunyai kitab terbaru?

Thursday, October 4, 2012

Manusia Lebih Berkuasa dari Tuhan

Siapakah manusia?
Apakah kuasa manusia lebih besar dari kuasa Tuhan?
Kenapa manusia berani membatasi dan mengatur Tuhan?

Tuhan adalah pencipta dan manusia adalah ciptaan. Apakah pantas seorang ciptaan membatasi atau melarang pencipta?
Tapi inilah yang terjadi saat ini, manusia membatasi pencipta.

Contoh kasus, saya adalah seorang programer sebuah game, maka saya ini adalah seorang pencipta.
Dalam game tersebut, ada beberapa karakter yang saya ciptakan, yaitu:

  • dewa

  • penyihir

  • pendekar

  • pemanah

  • naga

  • kuda

  • babi

  • kucing

  • pohon

  • dll


Para pemain dapat menggunakan 3 karakter yaitu penyihir, pendekar dan pemanah. Karakter dewa hanya bisa digunakan oleh game master atau creator (saya).

Jika suatu ketika saya sebagai pencipta game tersebut bermain sebagai karakter kucing, apakah layak seorang pemain lain (penyihir, pendekar dan pemanah - yang merupakan karakter ciptaan saya) melarang saya menggunakan karakter kucing?
Atau jika saya bermain sebagai pemanah, apakah pemain lain berhak melarang saya juga?

Dan ketika saya bermain sebagai dewa, apakah ketika karakter saya (dewa) mati dibunuh pemain lain, apakah itu membuat saya bukan menjadi seorang creator lagi?

 

Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata tidak layak seorang Tuhan menjadi manusia, atau menjadi makhluk lainnya.
Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata Tuhan tidak mungkin mati.
Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata tidak mungkin Tuhan dilahirkan.

Siapakah yang lebih berkuasa? Tuhan atau manusia?

Wednesday, October 3, 2012

Muhammad adalah rasul (utusan) Allah

Tidak sedikit yang mengatakan bahwa Injil telah dipalsukan, tetapi tidak banyak juga yang mengatakan bahwa ada "Muhammad" dalam Injil. Lalu apa gunanya Injil dipalsukan jika masih tetap mencantumkan "Muhammad"?

Ini adalah kebenaran yang tertulis dalam Injil Yohanes tentang "Muhammad".
Yoh 14:26 tetapi Penghibur ("Muhammad"), yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku (Yesus), Dialah ("Muhammad") yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Yoh 16:7 Namun benar yang Kukatakan kepadamu ini: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku (Yesus) pergi. Sebab jikalau Aku (Yesus) tidak pergi, Penghibur ("Muhammad") itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku (Yesus) pergi, Aku (Yesus) akan mengutus Dia ("Muhammad") kepadamu.

Tulisan yang menggunakan hurup awal Kapital dalam tata penulisan dimaksudkan sebagai "Tuhan/yang di-Tuhankan".

Jadi teringat tentang kalimat syahadat.
Syahadat sering disebut dengan Syahadatain karena terdiri dari 2 kalimat (Dalam bahasa arab Syahadatain berarti 2 kalimat Syahadat). Kedua kalimat syahadat itu adalah:

  • Kalimat pertama :


Syahadat1.gif

Asyhadu an-laa ilaaha illallaah
artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah


  • Kalimat kedua :


Syahadat2.gif

Wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah
artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul (utusan) Allah.

Dalam kalimat syahadat jelas dikatakan bahwa "Muhammad adalah rasul (utusan) Allah." dan pada Yoh 16:7 dikatakan "Aku (Yesus) akan mengutus Dia ("Muhammad") kepadamu." jadi dapat kalian simpulkan sendiri arti dari kedua kalimat tersebut.